Majelis Bentala Syuhada

MBS 22 Februari 2020 – Intelektual Arab dan Dekolonisasi Pengetahuan: Telaah Pemikiran Abdel Wahhab el-Messiri dan Nasr Muhammad Arif

KHUSUS PEKAN INI, MAJELIS BENTALA SYUHADA PINDAH TEMPAT KE RUANG SIDANG 1, MASJID KAMPUS UGM

Assalamu’alaykum Warahmatullah Wabarakatuh.

Institut Pemikiran Islam (IPI) Bentala dan Pendidikan Kader Masjid Syuhada (PKMS) mengundang saudara dan saudari menghadiri Majelis Bentala Syuhada (MBS) #17.

Pembicara: Nuruddin Al Akbar, M.A.
Tema: Intelektual Arab dan Dekolonisasi Pengetahuan: Telaah Pemikiran Abdel Wahhab el-Messiri dan Nasr Muhammad Arif
Waktu: Sabtu, 22 Februari 2020
Tempat: Ruang Sidang I, Lt.2 Masjid Kampus UGM.

Pengantar:
Kita menyaksikan di ruang publik narasi-narasi yang lalu lalang mengenai Arab, namun sayang sebagiannya masih terjebak dalam mitos orientalisme yang merepresentasikan Arab dalam kategorisasi biner: “Arab baik” dan “Arab Buruk”. “Arab buruk” mengacu pada gambaran visual Arab “tradisional” yang disimbolisasikan dengan cadar, jubah, janggut, dan surban. Simbolisasi ini kemudian dipertautkan dengan narasi tentang “keterbelakangan”, “kelolotan” namun juga “kebringasan” dan “kebrutalan”. Maka tidak jarang istilah yang berbau rasis memenuhi ruang publik kita seperti munculnya istilah “kadal gurun”. Sebaliknya representasi berbeda disuguhkan tentang gambaran Arab lain yang “tercerahkan”, seperti disimbolisasikan dengan pemakaian tuxedo, jeans, celana training, hingga wanita yang tidak mengenakan hijab. Representasi Arab yang terjebak mitos orientalis ini disertai bujukan kuat pada publik Indonesia untuk meniru “arab baik” agar ikut “tercerahkan”, dan sebaliknya menghindari “arab buruk” karena akan ikut menjadi “primitif”.

Dikusi di Majelis Bentala Syuhada pekan ini mengundang kandidat doctor Politik dan Pemerintahan UGM, Nuruddin Al Akbar, yang ingin keluar dari narasi-narasi yang dipengaruhi mitos orientalis dan bergerak menuju realitas sebagaimana digaungkan Kuntowijoyo. Diskusi ini mengarahkan perhatiannya pada bagaimana para intelektual Arab sendiri melihat realitas di sekeliling mereka.

Acara ini terbuka untuk umum dan gratis.
_____

Yayasan Bentala Tamaddun Nusantara
> Instagram: @bentala.tamaddun.nusantara
> Facebook: Yayasan Bentala Tamaddun Nusantara
> Website: www.bentala.or.id
> Email: yayasan.bentala@gmail.com
> Narahubung: 082261016745 (Alam)

Dukungan bagi kegiatan ini melalui donasi dapat disalurkan ke rekening di bawah ini:

0853781775 BNI Syariah a.n Yayasan Bentala Tamaddun Nusantara

Konfirmasi:
+62 852-3679-8989 (Arwyn)

Format:
Nama_domisili_tanggal transfer_nominal (lampirkan foto bukti transfer)

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.